Antam 15 Maret 2025 Turun, Waktunya Borong Lagi?
Harga emas Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Sabtu (15/3/2025) di butik emas LM Graha Dipta, Pulo
Gadung, turun Rp3.000 menjadi Rp1.739.000 per gram. Harga buyback juga turun sebesar Rp3.000 menjadi Rp1.588.000 per gram.
HARGA EMAS ANTAM SEIRING PENURUNAN HARGA EMAS GLOBAL
Pergerakan harga emas Antam hari ini mengikuti dinamika emas dunia yang terdepresiasi. Pada perdagangan Jumat (14/3/2025), harga emas dunia turun 0,11% menjadi US$2.984 per troy ons, setelah sebelumnya menyentuh rekor tertinggi di level US$3.000 per troy ons.
MESKI TURUN, HARGA EMAS DUNIA MASIH NAIK MINGGUAN
Meskipun turun harian, harga emas global secara mingguan tercatat naik sekitar 2,53% dibandingkan minggu lalu di level US$2.910 per troy ons pada 7 Maret 2025.
KETIDAKPASTIAN GLOBAL DORONG MINAT INVESTOR KE EMAS
Menurut George Milling-Stanley, Kepala Strategi Emas State Street Global Advisors, dalam wawancara dengan Kitco News, ketidakpastian ekonomi global dan ketegangan geopolitik mendorong investor ke emas sebagai aset lindung nilai.
ANCAMAN INFLASI DAN KETIDAKPASTIAN PASAR SAHAM
Investor menganggap emas sebagai perlindungan terbaik dari inflasi serta ketidakpastian pasar saham.
Permintaan terhadap emas diperkirakan terus naik, menciptakan potensi peningkatan harga emas dalam jangka menengah hingga panjang.
ANALIS LAIN SEPAKAT SENTIMEN PASAR DORONG HARGA EMAS
Beberapa analis pasar menilai sentimen negatif ekonomi global akibat konflik geopolitik, inflasi, serta
perlambatan ekonomi global terus mendorong minat investor terhadap emas.
PENURUNAN NILAI TUKAR DOLAR AS DORONG MINAT INVESTOR
Penurunan nilai tukar dolar AS juga berdampak positif bagi harga emas, membuat emas lebih murah bagi
investor pengguna mata uang lain dan meningkatkan daya tarik emas sebagai investasi global.
ANCAMAN KOREKSI JANGKA PENDEK DI PASAR EMAS
Meski emas berprospek positif, analis memperingatkan potensi koreksi jangka pendek akibat fluktuasi pasar setelah lonjakan harga yang signifikan.
INVESTOR INDONESIA DISARANKAN MANFAATKAN MOMENTUM
Investor Indonesia dapat memanfaatkan penurunan harga emas Antam hari ini sebagai momentum strategis untuk membeli emas guna diversifikasi portofolio investasi jangka panjang.
INVESTASI EMAS SEBAGAI INSTRUMEN STABIL
Investor disarankan melihat emas sebagai instrumen investasi stabil yang mampu mempertahankan nilai aset di tengah volatilitas pasar global, bukan hanya untuk keuntungan jangka pendek.
DIVERSIFIKASI INVESTASI DENGAN EMAS DIGITAL
Investor juga disarankan melakukan diversifikasi investasi emas fisik dan digital, memberikan fleksibilitas dalam mengelola risiko investasi.
EDUKASI INVESTASI EMAS SANGAT PENTING
Baca juga:Harga Kripto 14 Maret 2025: Bitcoin dan Ethereum Masih Lesu
Penasihat keuangan menegaskan pentingnya edukasi investasi emas agar investor dapat mengambil keputusan secara rasional, bukan spekulatif.
WASPADAI PERGERAKAN EKONOMI GLOBAL DAN DOMESTIK
Investor perlu waspada terhadap perkembangan ekonomi global dan kebijakan moneter bank sentral dunia yang dapat mempengaruhi harga emas secara signifikan.
EMAS SEBAGAI ASET LINDUNG NILAI
Para ahli investasi menyarankan investor mempertahankan sebagian portofolionya di emas untuk melindungi
nilai aset dari inflasi dan ketidakpastian pasar, terlebih dalam situasi geopolitik yang memanas.
KESEMPATAN MASA DEPAN DARI INVESTASI EMAS
Investor yang cerdas akan memanfaatkan penurunan harga ini untuk menambah kepemilikan emas secara
bertahap, mengingat prospek jangka panjang emas yang menjanjikan.
STRATEGI INVESTASI EMAS JANGKA PANJANG
Investor diingatkan untuk tetap disiplin dalam strategi investasi jangka panjang, menghindari spekulasi
jangka pendek untuk memperoleh hasil investasi optimal di masa depan.