Model Bitcoin Spiral Clock’ Terbaru Ungkap Kapan Siklus Bull Harga Akan Berakhir!
Bitcoin telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa sejak diluncurkan pada tahun 2009. Dari sekadar proyek eksperimental berbasis blockchain, Bitcoin kini menjadi aset investasi yang menarik perhatian banyak investor ritel maupun institusional.
Salah satu ciri khas Bitcoin adalah siklus pasar yang berulang setiap empat tahun, yang sebagian besar dipengaruhi oleh peristiwa halving—proses di mana hadiah yang diberikan kepada penambang berkurang separuh, sehingga mengurangi jumlah Bitcoin baru yang masuk ke pasar.
Berdasarkan pola yang terjadi dalam beberapa dekade terakhir, para analis mencoba mengembangkan berbagai model untuk memprediksi kapan harga Bitcoin akan mencapai puncaknya dalam siklus bull dan kapan akan memasuki fase bear market.
Salah satu model terbaru yang menarik perhatian komunitas crypto adalah Bitcoin Spiral Clock, yang dikembangkan untuk memetakan siklus Bitcoin dengan lebih presisi.
Bitcoin Spiral Clock: Inovasi dalam Prediksi Harga Bitcoin
Bitcoin Spiral Clock merupakan alat visualisasi yang mengaitkan pergerakan harga Bitcoin dengan berbagai peristiwa penting dalam ekosistemnya. Model ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang kapan pasar akan mencapai puncaknya dan kapan akan memasuki fase bearish.
Bagaimana Bitcoin Spiral Clock Bekerja
Model ini memanfaatkan bentuk jam spiral untuk merepresentasikan waktu dan siklus harga Bitcoin. Beberapa indikator utama dalam model ini meliputi:
- Oranye: Menunjukkan peristiwa halving Bitcoin yang terjadi setiap empat tahun sekali
- Hijau: Menunjukkan harga tertinggi sepanjang masa (all-time high) yang pernah dicapai Bitcoin dalam siklus tertentu
- Kuning: Menunjukkan titik puncak pertengahan siklus sebelum Bitcoin mencapai harga tertinggi
- Merah: Menunjukkan fase bear market setelah Bitcoin mencapai harga tertinggi
Pada 14 Februari 2025, Bitcoin mencapai tonggak sejarah penting dengan terbentuknya blok ke-883.750 pada blockchain, yang ditandai dengan posisi 2:30 pada Bitcoin Spiral Clock.
Menurut analis crypto John Osterman, ini merupakan indikator awal bahwa siklus bull masih berlangsung dan puncaknya kemungkinan terjadi antara Oktober hingga Desember 2025.
Prediksi Kapan Siklus Bull Akan Berakhir
Tonggak Penting dalam Siklus Bull 2025
- 16 April 2025 (Blok ke-892.500) – Diprediksi Bitcoin bisa mencapai $200K
- Oktober – Desember 2025 (Posisi 4:30 pada Bitcoin Spiral Clock) – Bitcoin kemungkinan akan mencapai harga $270K – $300K, menandai akhir dari siklus bullish
Para analis percaya bahwa pola ini sangat mirip dengan siklus bull sebelumnya, di mana harga Bitcoin mencapai puncaknya sekitar 18-24 bulan setelah halving terjadi.
Sebagai perbandingan:
- Siklus 2017: Puncak harga Bitcoin terjadi 18 bulan setelah halving 2016
- Siklus 2021: Bitcoin mencapai harga tertinggi sekitar 19 bulan setelah halving 2020
- Siklus 2025: Jika pola ini berulang, puncak harga Bitcoin kemungkinan akan terjadi antara Oktober hingga Desember 2025, sekitar 18-20 bulan setelah halving April 2024
Prospek Harga Bitcoin Apakah $300K Mungkin
Beberapa investor skeptis terhadap prediksi harga Bitcoin yang dapat mencapai $300K, tetapi Bitcoin Spiral Clock menunjukkan bahwa tren masih mengarah ke atas sebelum siklus bull berakhir.
Faktor yang Mendorong Bitcoin Menuju $300K
-
Adopsi institusional yang meningkat
- Perusahaan besar seperti Tesla, MicroStrategy, dan BlackRock terus menambah kepemilikan Bitcoin dalam portofolio mereka
- Persetujuan ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat telah mempercepat arus modal institusional ke pasar crypto
-
Supply shock dari halving 2024
- Dengan hadiah penambangan berkurang dari 6,25 BTC menjadi 3,125 BTC per blok, pasokan Bitcoin baru semakin terbatas, yang berpotensi menaikkan harga dalam jangka panjang
-
Minat ritel yang meningkat
- Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) dari investor ritel yang ingin memanfaatkan tren bull semakin mendorong harga Bitcoin naik
Faktor Risiko yang Bisa Menghambat Bitcoin
- Regulasi ketat dari pemerintah di beberapa negara dapat menghambat adopsi Bitcoin sebagai aset investasi
- Krisis ekonomi global yang menyebabkan investor beralih dari aset berisiko tinggi seperti crypto ke instrumen investasi yang lebih stabil
- Manipulasi pasar oleh whale Bitcoin, yang dapat memicu volatilitas tinggi dan perubahan harga yang tidak terduga
Bagaimana Investor Bisa Menggunakan Informasi Ini
BACA JUGA :Cadangan Kripto Konsultan Energi Jepang Naik 8.000% di 9 Bulan
Dengan prediksi Bitcoin Spiral Clock yang memperkirakan puncak harga antara Oktober hingga Desember 2025, investor dapat merancang strategi yang lebih efektif untuk menghadapi pasar crypto.
Beberapa strategi yang bisa dipertimbangkan:
- Menggunakan strategi Dollar Cost Averaging (DCA): Dengan membeli Bitcoin dalam jumlah tetap secara berkala, investor dapat mengurangi risiko volatilitas
- Mengatur take-profit bertahap: Menentukan target harga untuk menjual sebagian kepemilikan Bitcoin saat harga mencapai level psikologis tertentu seperti $200K, $250K, atau $300K
- Mempersiapkan bear market setelah siklus bull berakhir: Jika pola historis berulang, fase bearish akan terjadi setelah puncak harga tercapai
Kesimpulan Siklus Bull Masih Berjalan Puncak di Akhir 2025
Bitcoin Spiral Clock menawarkan wawasan baru dalam prediksi harga Bitcoin, menunjukkan bahwa:
- Puncak siklus bull diperkirakan terjadi antara Oktober – Desember 2025
- Bitcoin bisa mencapai $200K pada April 2025 sebelum menuju $270K – $300K
- Investor perlu waspada terhadap kemungkinan penurunan harga setelah puncak bull run tercapai
Meskipun model ini memberikan panduan menarik, perdagangan dan investasi crypto tetap memiliki risiko tinggi. Oleh karena itu, investor disarankan untuk selalu melakukan riset mandiri, menerapkan strategi manajemen risiko yang baik, dan tidak berinvestasi lebih dari yang mampu mereka tanggung kerugiannya.
Dengan kondisi pasar yang semakin dinamis dan pertumbuhan minat terhadap Bitcoin, semua mata kini tertuju pada bagaimana Bitcoin akan bergerak dalam beberapa bulan ke depan.
Apakah Bitcoin benar-benar akan mencapai $300K dalam siklus ini ataukah ada kejutan lain yang menanti, waktu yang akan menjawabnya.